Kupang, Timor New NTT – Pemerintah Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, resmi menutup rangkaian Event Budaya Etnis Sabu pada Jumat (16/10/2026). Penutupan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.

Suasana semakin semarak saat Beby Riwu dan Stefania tampil membawakan Dance dan Fashion Show. Penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian hiburan yang menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan warna tersendiri dalam acara penutupan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Seksi Pembangunan yang mewakili Camat Kelapa Lima, Ebenhaezer Daniel Kanadjara, S.E., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan kegiatan budaya tersebut.

Artikel lain Lansia 70 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Hutan Nonmeto Kabupaten Kupang

Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi daerah, memperkuat identitas budaya masyarakat, serta mendorong generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai warisan leluhur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Kelapa Lima, Darius Bernadus Demung, S.T.; Sekretaris Lurah Kelapa Lima, Virgorio Miguel Klau, S.STP.; serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kelapa Lima, Angki La Ane, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Event Budaya.

Keterlibatan pemerintah kelurahan, panitia, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan yang mengangkat nilai-nilai budaya dan kebersamaan tersebut.

Artikel lain Pengunjung dan Pegawai Keluhkan CCTV Tak Berfungsi di Kantor Gubernur NTT, Kehilangan Helm Jadi Sorotan

Tarian Bosan Hala Jadi Penampilan Penutup
Puncak acara ditandai dengan penampilan Tarian Bosan Hala yang dibawakan penuh semangat. Pertunjukan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan dan menambah kesan tersendiri bagi masyarakat yang hadir.

Penyelenggaraan Event Budaya Etnis Sabu diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya, mempererat persatuan, dan meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian tradisi daerah.

Melalui kegiatan ini, Kelurahan Kelapa Lima menunjukkan bahwa keberagaman budaya merupakan kekayaan yang perlu dijaga bersama. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga seni dan tradisi lokal tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.