Kabupaten Kupang, Timor New NTT – Pemerintah Kabupaten Kupang menargetkan Pulau Semau untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata premium di Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana tersebut disampaikan Bupati Kupang Yosef Lede di sela penyelenggaraan Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III, yang membawa geliat olahraga sekaligus menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata ke wilayah tersebut.

LDMC III Bukti Kemampuan Kabupaten Kupang

Yosef menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Laiskodat yang dianggap berkontribusi besar terhadap perkembangan olahraga di NTT, khususnya Kabupaten Kupang. Menurutnya, penyelenggaraan LLMC III membuktikan bahwa Kabupaten Kupang mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala besar. Ia juga menyoroti nilai historis dari turnamen LLMC dan El Tari Memorial Cup (ETMC) sebagai dua kompetisi sepak bola bergengsi di NTT yang dinamai dari tokoh-tokoh yang berperan dalam pembangunan daerah.

Artikel lain Pengunjung dan Pegawai Keluhkan CCTV Tak Berfungsi di Kantor Gubernur NTT, Kehilangan Helm Jadi Sorotan

Yosef menilai olahraga bukan semata-mata soal prestasi, melainkan juga dapat menjadi penggerak pembangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat jika dikelola dengan baik. Ia berharap LLMC III mampu melahirkan pemain-pemain muda potensial yang dapat memperkuat kontingen NTT pada PON XXII 2028 mendatang.

Pulau Semau Akan Punya Patung Kristus dan Lapangan Golf

Di luar aspek olahraga, LLMC III menjadi momentum untuk memperkenalkan Pulau Semau ke publik yang lebih luas. Rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola, tetapi juga tinju, futsal, kempo, serta berbagai kegiatan seni dan budaya.

Artikel lain Kelurahan Kelapa Lima Gelar Pawai Adat Sabu, Upaya Lestarikan Budaya Daerah

Untuk memperkuat daya tarik kawasan tersebut, Pemkab Kupang tengah menyiapkan sejumlah rencana pembangunan strategis, antara lain pembangunan Patung Kristus yang akan menjadi ikon baru Pulau Semau serta lapangan golf bertaraf internasional yang direncanakan mulai dibangun tahun depan. Yosef menegaskan bahwa langkah ini diambil agar Pulau Semau tidak kalah bersaing dengan destinasi unggulan lain seperti Labuan Bajo dan Bali.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM

Yosef juga menyoroti potensi ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan LLMC III. Kehadiran peserta, penonton, dan masyarakat dari berbagai daerah membuka peluang bagi pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM dilibatkan dalam rangkaian kegiatan tersebut untuk memastikan aktivitas olahraga turut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap seluruh rangkaian LLMC III berjalan aman dan lancar, mampu melahirkan prestasi olahraga, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus menghidupkan perekonomian warga Pulau Semau.