Sehari setelah resmi menjabat, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto langsung melakukan penyegaran di jajaran internal Polri. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026, Kapolri merotasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah.

Dari jumlah tersebut, terdapat 19 jabatan kapolda yang mengalami pergantian, salah satunya Kapolda Nusa Tenggara Timur. Irjen Rudi Darmoko dimutasi untuk menempati posisi baru sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Posisinya sebagai orang nomor satu di Polda NTT selanjutnya diisi oleh Irjen Reza Arief Dewanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komandan Korps Brimob Polri.

Selama memimpin Polda NTT sekitar 1,5 tahun, yakni sejak 20 Mei 2025 hingga 2 Oktober 2026, Rudi Darmoko mencatatkan sejumlah capaian. Di antaranya, keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan berencana, penyalahgunaan BBM bersubsidi, tindak perdagangan orang, serta kasus pidana di sektor kelautan dan perikanan. Sebanyak 74 personel di bawah kepemimpinannya menerima penghargaan atas berbagai prestasi.

Artikel lain Wujud Kepedulian Sosial, IPF dan Garuda Kupang Serahkan Donasi untuk Warga Kurang Mampu

Rudi, yang merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian angkatan 1993 dengan predikat Adhi Makayasa, juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial. Ia membangun 93 titik sumur bor dalam empat bulan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan mendukung sektor pertanian di daerah rawan kekeringan. Bersama istrinya, Vily Rudi Darmoko, ia turut memelopori program terapi kesehatan mental metode USEFT yang meraih dua rekor MURI pada 4 Juli 2026. Selain itu, ia menulis beberapa buku yang mengangkat sisi humanis anggota Polri di NTT.

Dalam penanganan bencana gempa Flores, Rudi juga menggerakkan dapur lapangan yang menyediakan 2.500 porsi makan bagi pengungsi, menjalankan program Polri Peduli Pendidikan, hingga membangun barak dan rumah dinas di wilayah terluar.

Sementara itu, penggantinya, Irjen Reza Arief Dewanto, merupakan perwira tinggi yang hampir seluruh kariernya dihabiskan di Korps Brimob, khususnya satuan elite Gegana. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Gegana Korbrimob Polri periode 2020 hingga September 2025, kemudian dipercaya sebagai Wadankorbrimob sejak 19 September 2025. Reza juga memiliki rekam jejak operasional yang panjang, termasuk menjabat Kepala Operasi Satuan Tugas Madago Raya di Poso, Sulawesi Tengah, dengan pangkat brigadir jenderal.

Artikel lain "Tak Lagi Jadi Langganan Genangan, Jalan GOR Oepoi Dibangun dengan Konstruksi Khusus"

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa rotasi besar-besaran ini merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier. Dari total 88 perwira yang dimutasi, sebanyak 70 di antaranya mendapat promosi ke jabatan strategis. Kapolri Suyudi Ario Seto sendiri, setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026, menyatakan komitmen untuk melakukan pembenahan internal agar Polri semakin dekat dengan masyarakat.